YouTube, Platform Favorit Tempat Menonton, Menyimpan, dan Berbagi Video

Bagi masyarakat modern, video nampaknya menjadi media favorit untuk mengabadikan momen. Namun, di lain sisi video membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih besar ketimbang foto sehingga seringkali membuat storage penuh dan membuat gadget kita menjadi lemot. 

Memindah rekaman video dalam perangkat penyimpanan lain, seperti CD atau flashdisk mungkin menjadi solusi. Namun, hal ini tentu saja membuat video tidak bisa dibagikan atau diakses dengan leluasa. Melihat masalah tersebut, Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim berinisiatif membuat platform yang mempermudah penyimpanan dan share video bernama YouTube.

Yup, dengan YouTube kamu dapat menyimpan video tanpa memikirkan ruang penyimpanan dan mudah diakses lewat internet. Kamu dapat mengunggah video dengan durasi hingga 12 jam atau 128 GB dalam satu video jika akun yang digunakan sudah diverifikasi. Namun, jika akun belum diverifikasi, kamu hanya dapat mengunggah video dengan durasi maksimal 15 menit setiap videonya.

(sumber: pixabay.com)

Setelah video berhasil diunggah, kamu dapat mengatur privasi video menjadi video publik yang dapat dilihat semua orang, video pribadi yang hanya dapat dilihat oleh orang-orang yang kamu tambahkan melalui email, dan video tidak publik yang hanya dapat dilihat oleh pemilik link.

Menariknya, kamu juga dapat memanfaatkan YouTube sebagai ladang penghasilan melalui video yang kamu buat jika mendapatkan banyak tayangan.

Inovasi digital seperti YouTube memudahkan orang-orang zaman sekarang untuk menyimpan, menonton, dan berbagi video dengan mudah. Apakah kamu tertarik menjadi pengguna YouTube? Kamu dapat mengunduh aplikasinya di Playstore atau Appstore. 

Saya dari pengguna YouTube dan jadi seorang youtuber ingin berterimakasih kepada pihak YouTube yg telah memberikan kami pekerjaan ini hanya dengan 1 k Subscribe dan 4000 jam tayang kami sudah mendapatkan penghasilan yg cukup

Cipsz 1825 – pengguna Youtube (sumber)

Hai nama aku Tazkia aku punya aplikasi ini dari dulu dan aplikasi ini bagus banget sampe aku bisa buat konten terus bisa nonton film seru

Tazkia farizha – pengguna Youtube (sumber)

Melalui YouTube pula, terbukti jika ide yang sangat sederhana dapat menghasilkan aplikasi yang mendunia. Jadi, kamu yang ingin menjadi developer aplikasi dapat memulai dengan menemukan masalah yang dialami oleh hampir semua orang dan memikirkan ide sederhana sebagai solusinya,

Setelah itu, belajarlah design sprint untuk mempelajari dan menghadirkan inovasi yang diinginkan pengguna. Apa itu design sprint? Simak selengkapnya disini.